Tak sedikit di sini orang yang masih belum mengetahui dengan seksama apa itu penyakit autoimun atau penyakit kelainan pada sistem imunitas tubuh. Padahal jika dibiarkan kondisi tersebut bisa mengakibatkan berbagai macam kerusakan yang terjadi pada organ tubuh dan juga bisa memicu kematian.

Tapi sama seperti jenis penyakit-penyakit yang lain, kondisi autoimun tersebut dapat ditangani jika didiagnosa sejak awal. Itulah kenapa di sini sangat penting untuk Anda mengetahui apa penyebab autoimun serta gejalanya.

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Autoimun?

Autoimun adalah sebuah kondisi di mana sistem kekebalan atau sistem imunitas tubuh tidak bisa berfungsi secara maksimal. Sistem imun sangatlah penting digunakan dalam melawan bakteri, benda asing serta infeksi virus yang akan menyerang tubuh.

Jika sistem kekebalan tubuh Anda tidak bisa menjalankan fungsi secara baik, maka tentu di sini tubuh akan sangat rentan sekali diserang oleh penyakit. Oleh karena saking berbahayanya penyakit tersebut masuk dalam kategori penyakit kronis yang secara bertahap bisa mengganggu kesehatan Anda.

Setidaknya terdapat 80 jenis penyakit yang digolongkan dalam autoimun ini, beberapa diantaranya mempunyai gejala autoimun yang mirip seperti kelelahan, demam dan nyeri otot. Oleh karena termasuk dalam masalah kesehatan, penyakit optimum sulit didiagnosis saat awal kemunculannya.

Belum lagi di sini gejalanya memang mirip seperti penyakit-penyakit yang lain. Berbagai macam penyakit yang dipicu oleh gangguan penyakit tubuh tidaklah sedikit, sehingga beberapa gejala tak bisa disamaratakan.

Namun secara umum gejala autoimum antara lain sebagai berikut yaitu:

  • Nyeri di bagian sendi, maksudnya di sini daerah sandi lutut, punggung tangan, pergelangan tangan serta buku-buku jari. Nyeri tersebut muncul di dua sisi dan kanan serta diiringi pembengkakan atau kekakuan pada sendi sendiri sehingga hal itu membuat seseorang jadi sulit dalam bergerak.
  • Nyeri di seluruh tubuh yang menyebabkan sensasi seolah ditusuk-tusuk.
  • Muncul demam yang ringan sehingga membuat tubuh agak hangat. Tapi saat diperiksa memakai termometer suhu tubuh masih berada di batas normal.
  • Kelelahan berlebihan dan berkepanjangan ketika selesai beraktivitas sehingga membuat tubuh jadi sulit bergerak.
  • Sering terserang sariawan.
  • Brain fog, itu sebuah kondisi di mana otak seperti diselimuti sebuah kabut sehingga seseorang akan sulit untuk fokus atau bahkan kehilangan memori ketika mereka tengah berbicara atau menulis.

Terdapat beberapa cara yang bisa diterapkan agar di sini Anda tercegah dari gangguan autoimun tersebut antara lain yaitu:

Menghentikan Kebiasaan Merokok

Seorang perokok mempunyai risiko tinggi terkena penyakit autoimun. Maka dari itulah penting bagi Anda untuk menghentikan kebiasaan merokok agar mencegah penyakit tersebut. Mulailah terapkan gaya hidup sehat serta terhindar dari banyak penyakit yang berbahaya.

Rutin Melakukan Olahraga

Olahraga di sini bisa menjaga tubuh Anda agar tetap sehat dan juga sekaligus terhindar dari resiko penyakit autoimun. Tubuh yang sehat serta kuat berarti memiliki sistem kekebalan tubuh yang bekerja secara maksimal dalam melindungi tubuh dari serangan virus dan bakteri yang berbahaya.

Nutrisi Seimbang

Dengan Anda berolahraga saja di sini tidaklah cukup, Anda harus memastikan makanan yang Anda konsumsi bisa memenuhi semua kebutuhan nutrisi bagi tubuh. Konsumsi makanan yang sehat serta bernutrisi akan mencegah serta mengatasi peradangan di dalam tubuh Anda. Selain itu juga makanan yang bernutrisi bisa membantu sistem kekebalan tubuh bekerja aktif.

Karena itulah mulai sekarang penting untuk Anda memperhatikan asupan gizi dengan baik agar memiliki tubuh yang sehat dan kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.